Faktor PPOK
Kali saya akan membahas tentang beberapa faktor terjadinya PPOK, faktor PPOK sendiri dibedakan menjadi faktor paparan lingkungan dan faktor host. Berikut beberapa faktor paparan lingkingan antara lain adalah:
A. Merokok
Merokok merupakan penyebab utama terjadinya PPOK, dengan resiko 30 kali lebih besar pada perokok dibanding dengan bukan perokok, dan merupakan penyebab dari 85-90% kasus PPOK
B. Pekerjaaan
Para pekerja tambang emas atau batu bara, industri gelas dan keramik yang terpapar debu silikat atau pekerja yang terpapar debu katun dan debu gandum, toluene diisosianat, dan asbes, mempunyai resiko yang lebih besar daripada yang bekerja di tempat selain yang disebutka diatas.
C. Polusi udara.
Pasien yang mempunyai disfungsi paru akan semakin memburuk gejalanya dengan adanya polusi udara. Polusi udara ini biasanya berasal dari luar rumah seperi asap pabrik, asap kendaraan dan lain lainnya.
D. Infeksi
Koloni bakteri pada saluran pernafasan secara kronis kronis merupakan suatu pemicu inflamasi neutrofilik pada saluran nafas terlepas dari paparan rokok.
Sedangkan faktor risiko yang berasal dari host / pasiennya antara lain :
1. Usia
Semaki bertambah usia, semakin besar resiko menderita PPOK.
2. Jenis Kelamin
laki laki lebih berisiko terkena PPOK dari pada wanita, kemungkina ini terkait dengan kebiasan merokok pada pria
3. Adanya gangguan fungsi paru yang sudah terjadi
Adanya gangguan fungsi paru-paru merupakn faktor risiko terjadinya PPOK Seperti TBC dan bronkiektasis.
4. Predisposis genetik yaitu defisiensi AAT
Defisiensi AAT ini terutama dikaitkan dengan kejadian emfisema yang disebabkan oleh hilangnya elastisitas jaringan di dalam paru-paru secara progresif karena adanya ketidakseimbangan antara enzim proteolitik dan faktor protetik.
jadi itu yang mungkin bisa saya berikan kepada kalian semua. Semua pembahasan diatas saya ambil dari sumber buku **Penyakit Sistem Pernafasan dan Tatlaksan Terapi** penulis **Prof.Zullies Ikawati,Ph.D,Apt** yang kemudia saya rangkum menjadi beberapa pembahasan diatas. Semoga bermanfaat terima kasih sudah membaca.
A. Merokok
Merokok merupakan penyebab utama terjadinya PPOK, dengan resiko 30 kali lebih besar pada perokok dibanding dengan bukan perokok, dan merupakan penyebab dari 85-90% kasus PPOK
B. Pekerjaaan
Para pekerja tambang emas atau batu bara, industri gelas dan keramik yang terpapar debu silikat atau pekerja yang terpapar debu katun dan debu gandum, toluene diisosianat, dan asbes, mempunyai resiko yang lebih besar daripada yang bekerja di tempat selain yang disebutka diatas.
C. Polusi udara.
Pasien yang mempunyai disfungsi paru akan semakin memburuk gejalanya dengan adanya polusi udara. Polusi udara ini biasanya berasal dari luar rumah seperi asap pabrik, asap kendaraan dan lain lainnya.
D. Infeksi
Koloni bakteri pada saluran pernafasan secara kronis kronis merupakan suatu pemicu inflamasi neutrofilik pada saluran nafas terlepas dari paparan rokok.
Sedangkan faktor risiko yang berasal dari host / pasiennya antara lain :
1. Usia
Semaki bertambah usia, semakin besar resiko menderita PPOK.
2. Jenis Kelamin
laki laki lebih berisiko terkena PPOK dari pada wanita, kemungkina ini terkait dengan kebiasan merokok pada pria
3. Adanya gangguan fungsi paru yang sudah terjadi
Adanya gangguan fungsi paru-paru merupakn faktor risiko terjadinya PPOK Seperti TBC dan bronkiektasis.
4. Predisposis genetik yaitu defisiensi AAT
Defisiensi AAT ini terutama dikaitkan dengan kejadian emfisema yang disebabkan oleh hilangnya elastisitas jaringan di dalam paru-paru secara progresif karena adanya ketidakseimbangan antara enzim proteolitik dan faktor protetik.
jadi itu yang mungkin bisa saya berikan kepada kalian semua. Semua pembahasan diatas saya ambil dari sumber buku **Penyakit Sistem Pernafasan dan Tatlaksan Terapi** penulis **Prof.Zullies Ikawati,Ph.D,Apt** yang kemudia saya rangkum menjadi beberapa pembahasan diatas. Semoga bermanfaat terima kasih sudah membaca.
