Beberapa Catatan Adab Berkomunikasih

Sumber: shafiqolbu.files.wordpress.com


Halo para pembaca artike saya hari ini saya mau bahas tentang beberapa adab berkominikasih.  Sekarang inikan ponsel telah menjadi kebutuhan penting bagi umat manusia, namun kesadaran kita akan adab berkomunikasi justru semakin hari semakin dirasakan kurang. Padahal bagi setiap Muslim, apapun aktivitas yang kita lakukan harus bernilai ibadah sehingga memperhatikan adab Islami dalam berponsel menjadi suatu kewajiban yang tidak bias ditangguhkan.

Sumber: dakwatuna.com

Berikut beberapa catatan tentang adab kita berkomunikasih, bahwa lewat ponsel.
1.      Niat yang Benar
Setiap amal perbuatan manusia akan diterima atau ditolak Allah tergantung pada kemurniaan niatnya. Selanyaknya, berponsel diniatkan sebaga sarana mudah dalam memperluas silaturrahim dan menyebarkan kebaikan. Sebaiknya, menggunakan ponsel untuk keperluan negatif yang mengundang murka Allah Ta’ala sangat dilarang.
2.      Waktu yang Tepat

Ibarat bertamu, jangan dating seenaknya tanpa memahami kesibukan dan keperluan tuan rumah. Hindari waktu waktu yang mungkin bias mengganggu penerima telepon anda. Sebisa mungkin jangan menhubungi pada waktu yang tidak umum, seperti pada larut malam, pgi buta, atau pada saat waktu tidur siang kecuali pada keadaan penting darurat atau bila penerima telepon adalah seorang yang sangat akrab dengan kita.
sumber: 3.bp.blogspot.com

3.      Tidak Usah Berulang Kali
Agaknya dapat disertarakan dengan dengan adab bertamu seorang Muslim; ketika menyerukan salam sampai tiga kali tanpa jawab, sebaiknya pulan. Bila tiga kali telepon telepon kita tidak dijawab maka  sebaiknya kita tidak melanjutkan panggilan itu. Tunggu beberapa saat sebelum menghubungi kembali. Sebab bisa jadi saat itu, penerima sedang sibuk sehingga tidak sempat mengangkatnya atau tidak dalam keadaan baik untuk menerima panggian. Panggilan yang dilakukan secara berkali kali dengan inten sif bisa sangat mengganggu.
4.      Salam dan Sopan
Mengucapkan assalamu’alaykum  untuk penerima yang Muslim atau salam pembuka yang hangat bagi penerima yang bukan Muslim, sungguh menunjukkan kebaikan akhlaq. Jangan lupa memperkenalkan diri agar penerima bisa langsung mengetahui siapa yang menelepon.

 Yup pi itu dia beberapa catatan adab berkomunikasinya semoga bermanfaat 


Dikutip dari majalah Aulia No. 4 tahun IX  Oktober 2014 halaman 139

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url