GLIKOSIDA By Purwohadi S




Glikosida merupakan senyawa yang menghasilkan satu atau lebih gula /glikon diantara produk hidrolisinya dan sisanya berupa senyawa bukan gula/aglikon, atau suatu senyawa dimana apabila terhidrolisa akan menghasilkan gugus aglikon /genin molekul gula/glikon.
Ikatan glikon dan aglikon disebut ikatan glikosidik yang bisa dihidrolisis dengn asam encer atau enzim β-glikosidase. Jenis glikosida berdasarkan gugus glikon adalah glukosida dan fruktosida. Berdasarkan ikatan glikon-aglikon adalah O,N,C,S glukosida.

Berdasarkan aglikonnya glikosida dibagi sbb :
 Glikosida Saponin
 Glikosida Sterol-Cardio Active  ( Glikosida Jantung )
 Glikosida Antrakinon
 Glikosida Sianofor
 Glikosida Thiosianat
 Glikosida Flavonol
 Glikosida Alkohol
 Glikosida Aldehid
 Glikosida Lakton
 Glikosida Fenol
 Glikosida yang Aglikonnya tidak dapat dimasukkan dalam golongan di atas yaitu berupa:
              • Zat pahit, Zat manis, Zat warna, Zat metal
1. Glikosida Saponin
Glikosida saponin adalah glikosida yang aglikonnya berupa sapogenin.
Saponin adalah senyawa glikosida yang mempunyai struktur steroid dan mempunyai sifat-sifat khas  membentuk larutan koloidal dalam air dan membuih bila dikocok.
 Saponin berasa pahit menusuk dan menyebabkan bersin dan mengiritasi  selaput lendir.
Saponin bersifat  menghancurkan butir darah merah lewat reaksi hemolisis, bersifat racun bagi hewan berdarah dingin, dan banyak  digunakan sebagai racun ikan.
Saponin yang berpotensi keras atau beracun seringkali disebut sebagai sapotoksin.
 saponin pada ikan, menyebabkan gangguan pernapasan.
saponin , tidak toksik untuk manusia bila dimakan. Tidak toksiknya untuk manusia dapat diketahui dari minuman seperti bir yang busanya disebabkan oleh saponin.
saponin terdapat pada akar manis ( Glicyrrhizae Radix ), bawang, selada air, kacang-kacangan (seperti : Kacang tanah,kacang kedelai), dan juga macam-macam kol
Kegunaan
Glikosida saponin
Kegunaan pada tanaman :
    Saponin dianggap sebagai sistim pertahanan tanaman atau pelindung pada sel tumbuhan
Kegunaan pada manusia :
    pertahanan tubuh (sistim imun), antikanker, antikolesterol
Identifikasi saponin
Cara identifikasi saponin :
  timbang 500 mg serbuk simplisia masukan kedalam tabung reaksi, tambahkan 10 ml air panas, dinginkan kemudian kocok kuat-kuat selama 10 detik terbentuk buih putih yang stabil tidak kurang dari 10 menit sehingga 1-10 cm.
 Pada penambahan 1 tetes asam klorida 2 N buih tidak hilang, menunjukan bahwa dalam simplisia tersebut mengandung saponin.
2. Glikosida Steroid
Glikosida steroid adalah glikosida yang aglikonnya berupa steroid.
 Glikosida steroid disebut juga glikosida jantung karena memiliki daya kerja kuat dan spesifik terhadap otot jantung.
Contoh tanaman yang mengandung glikosida steroid (glikosida jantung) yaitu
     Daun Digitalis purpurea Linne atau D. lanata
3. Glikosida Antrakinon
Merupakan glikosida dengan aglikonnya adalah turunan antrakinon
Yang termasuk turunan antrakinon seperti  oksantron, antranol, dan antron.
Senyawa ini dapat dalam keadaan bebas (tidak terikat dengan senyawa gula dalam bentuk glikosida) dapat pula dalam bentuk glikosida
Tanaman yang mengandung glikosida Antrakinon
Simplisia yang mengandung glikosida ini antara Aloe, Rhei Radix (Akar kelembak), dan Sennae Folium.
Kegunaan glikosida antrakinon:
  sebagai obat pencahar
4. Glikosida Sianofor
Glikosida sianopora adalah glikosida yang ketika dihidrolisis akan terurai menjadi bagian-bagiannya dan menghasilkan asam sianida (HCN).
Sejak lama orang telah mengenal sifat racun dari akar Manihot sp. ( singkong hutan ). Mereka menggunakan sebagai cadangan makanan setelah terlebih dahulu mengolah dan dihilangkan racunnya. Pada tahun 1830 racun singkong telah berhasil diisolasi dan diketahui bahwa senyawanya berupa glikosida manihotoksin.
5. Glikosida Thiosianat
Glikosida Thiosianat adalah glikosida yang aglikonnya adalah Thiosianat
Contoh tanaman yang mengandung glikosida isotiosianat :
  Sinapsis semen (biji mustard) adalah biji kering dari tanamn Brassica nigra atau Bassica juncea (famili Cruciferae) serta varietasnya.
6. Glikosida Flavonol
Glikosida flavonol, aglikonnya adalah flavonoid.
Glikosida ini merupakan senyawa yang sangat luas penyebarannya di dalam tanaman.
Di alam dikenal adanya sejumlah besar flavonoid yang berbeda-beda dan merupakan pigmen kuning yang tersebar diseluruh tanaman tingkat tinggi.
Rutin, kuersitrin, ataupun sitrus bioflavonoid (termasuk hesperidin, hesperetin, diosmin dan naringenin) merupakan kandungan flavonoid yang paling dikenal.
7. Glikosida Alkohol
Glikosida alkohol ditunjukkan oleh aglikonnya yang memiliki gugus hidroksi.
Senyawa yang termasuk glikosida alcohol adalah salisin. Salisin adalah glikosida yang diperoleh dari beberapa spesies Salix dan Populus.
8. Glikosida Aldehide
merupakan glikosida yang aglikonnya suatu aldehida.
Contoh glikosida yang mengandung glikosida aldehida :
  Buah vanili yang dipanen adalah buah yang belum masak , tetapi sudah tumbuh sepenuhnya, yaitu bila ujung atas buah telah berubah warnanya dari hijau menjadi kuning
9. Glikosida Lakton
Meskipun kumarin tersebar luas dalam tanaman, tetapi glikosida yang mengandung kumarin (glikosida lakton) sangat jarang ditemukan.
Beberapa glikosida dari turunan hidroksi kumarin ditemukan dalam bahan tanaman seperti skimin dan Star anise Jepang
10. Glikosida Fenol
Aglikonnya berupa senyawa fenol.
Arbutin dalam uva ursi dan tanaman Ericaceae lain menghasilkan hidrokuinon sebagai aglikonnya.
            Uva ursi adalah daun kering dari Arctostaphylos uva ursi (Famili Ericaceae). Tanaman ini merupakan semak yang selalu hijau merupakan tanaman asli dari Eropa, Asia, Amerika Serikat dan Kanada.
 Hesperidin dalam buah jeruk juga dapat digolongkan sebagai glikosida fenol.

FUNGSI GLIKOSIDA
Secara umum glikosida bagi manusia adalah untuk sarana pengobatan dalam arti luas yang beberapa diantaranya adalah sebagai obat jantung, pencahar, pengiritasi lokal, analgetikum dan penurunan tegangan permukaan.

Penggunaan Glikosida
Glikosida merupakan obat yang sangat penting, misalnya yang berkhasiat kardiotonik, yaitu glikosida dari Digitalis, Strophanthus, Colchicum, Conyallaria, Apocynum dan sebagainya
Glikosida yang berkhasiat laksatifa/pencahar seperti Senna, Aloe, Rheum, Cascara Sagrada dan Frangula yang mengandung glikosida turunan antrakinon emodin.
Selanjutnya sinigrin, suatu glikosida dari Sinapis nigra, mengandung alilisotiosianat suatu iritansia lokal.
Gaulterin adalah glikosida dari gaulteria yang dapat menghasilkan metal salisilat sebagai analgesik.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url